Seorang pesepakbola muda
dari Peru sedang mempertimbangkan pensiun setelah dipukuli dua kali oleh suporter
lawan. Dalam insiden terbaru, pemain berusia 23 tahun, Josimar Pacheco,
diserang saat ia meninggalkan stadion setelah pertandingan Piala Peru di Liga
Kabupaten di kota Huaraz.
![]() |
Josimar Pacheco dibawa rekan setimnya ke rumah sakit. Foto: depor.pe |
Timnya Sport Ancash Fe bermain
melawan Deportivo AMVA dan hendak meninggalkan stadion namun sekelompok
suporter Deportivo menyerang mereka.
Kepada polisi Josimar
mengatakan, "Saya terpisah dari tim dan ingat ada seseorang meraih lengan
saya, menarik saya ke massa. Saat itulah hujan pukulan menimpa saya. Mereka
memukul saya dan menendang saya dari pelbagai sudut.."
![]() |
Momen saat Josimar diserang suporter lawan. Foto: depor.pe |
Josimar pingsan beberapa
saat kemudian dan hanya diselamatkan ketika rekan-rekannya yang melihat ia
sedang diserang. Mereka mencoba untuk membebaskan Josimar yang terbaring
pingsan.
Rekan setimnya berhasil
menarik Josimar dari kerumunan massa. Tapi sial, petugas medis dan ambulan
sudah meninggalkan stadion. Akhirnya mereka membawa Josimar ke rumah sakit
dengan mobil.
![]() |
Josimar dibawa ke mobil pribadi karena ambulan sudah tinggalkan stadion. Foto: detroitnewstime |
Para petugas medis
menegaskan bahwa, meskipun pemukulan itu sangat parah, kondisinya stabil dan
dia diperkirakan akan pulih meskipun ia tidak akan bermain untuk beberapa
waktu.
Insiden ini telah
menyebabkan kemarahan meluas di negara itu dan polisi sedang menyelidiki
masalah sebagai kasus percobaan pembunuhan.
Insiden kekerasan terhadap
Josimar itu bukan kali pertama ia alami. Sebelumnya insiden serupa pernah dialami
Josimar dua tahun lalu.
Video lengkap penyerangan Josimar dapat dilihat di Youtube.
Sumber: Depor, Mirror Larepublica detroitnewstime
0 comments:
Post a Comment