Pendukung ISIS telah
menyiapkan jejaring sosial mereka sendiri bernama Khelafabook. Situs tersebut
ditemukan Senin malam, (9/10/2015).
Situs diduga dibuat untuk
memungkinkan komunikasi bagi para pendukung ISIS setelah mereka ditolak jejaring
sosial seperti Twitter dan Facebook. Twitter terutama telah menjadi medan
pertempuran untuk propaganda bagi ISIS. Hingga kini situs jejaring sosial itu telah
memblokir lebih dari 90.000 akun yang diduga digunakan anggota ISIS. Meski
demikian, twitter tetap saja belum mampu menyaring konten-konten tentang ISIS
seluruhnya.
Tampilan Khelafabook mirip
dengan jejaring sosial umumnya, dengan latar belakang peta dunia dan logo ISIS.
Diduga situs ini dibangun di atas platform yang disebut SocialKit, sebuah
platform web yang dapat didownload dan digunakan untuk membuat jejaring sosial sendiri.
Sebagaimana dikutip dari The Independent, Selasa (10/3/2015), situs
tersebut terlihat masih sangat amatir – halaman kebijakan privasi dan menu
lainnya masih kosong, dan nampaknya belum banyak digunakan oleh pengguna
sebelum akhirnya dimatikan. Sejumlah pihak menduga alamat situs tersebut dibeli
dari perusahaan web GoDaddy.
Meskipun situs tersebut
telah ditutup, banyak yang mengatakan bahwa akan menyulitkan bagi AS atau
pemerintah lain untuk memblokir situs tersebut jika kembali muncul.
0 comments:
Post a Comment